
Pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, Kantor Imigrasi Kelas III Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Takengon menerima kunjungan kerja dan koordinasi dari Tim Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sinergi antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka optimalisasi penanganan isu keimigrasian di wilayah Aceh.
Fokus Utama: Pendataan Pengungsi dan Regulasi Detensi
Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon diwakili langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian, Bapak Erwan Budiawan, yang menyambut hangat kedatangan perwakilan dari Rudenim Medan.
Sesi pertemuan utama berfokus pada dua isu krusial yang memerlukan koordinasi intensif:
Sharing Informasi Terkait Pendataan Pengungsi: Pembahasan mendalam dilakukan terkait mekanisme dan tantangan pendataan pengungsi yang saat ini berada di wilayah Provinsi Aceh. Koordinasi ini sangat penting mengingat lokasi Aceh yang strategis dan sering menjadi tempat persinggahan atau pendaratan pengungsi. Selain itu, pertemuan ini juga secara khusus membahas perihal kartu pendataan pengungsi, termasuk format, proses penerbitan, dan kegunaannya sebagai alat kontrol dan administrasi.
Diskusi Teknis dan Peningkatan Kapasitas
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan kedua belah pihak secara aktif melakukan diskusi dan sharing informasi teknis terkait penanganan deteni, mulai dari aspek keamanan, kesehatan, perawatan, hingga proses hukum keimigrasian yang harus dijalani.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi, meminimalkan potensi masalah di lapangan, dan memastikan bahwa pelayanan serta penanganan baik terhadap pengungsi maupun deteni dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sinergi antara Kantor Imigrasi Takengon dan Rudenim Medan diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan keimigrasian dan penegakan hukum di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi dan sharing informasi ini berjalan dengan lancar dalam suasana kerja sama yang konstruktif dan penuh kekeluargaan.

