Takengon, Plh. Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon bersama jajaran pegawai mengikuti kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja sepanjang tahun.
Kegiatan Refleksi Akhir Tahun tersebut menghadirkan Sekretaris Jenderal, Asep Kurnia, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan berbagai capaian strategis Kementerian Hukum dan HAM sepanjang tahun 2025. Beberapa di antaranya meliputi penetapan kebijakan All Indonesia, penerapan paspor elektronik (e-Paspor), pelaksanaan Operasi Wira Waspada, implementasi Makkah Route, pengoperasian autogate, serta keberhasilan ekspor hasil karya warga binaan pemasyarakatan ke 11 negara.
Selain capaian program, Sekretaris Jenderal juga menyampaikan realisasi anggaran yang menunjukkan hasil sangat positif. Pada sektor keimigrasian, realisasi anggaran mencapai 159 persen dari target yang ditetapkan, sementara pada sektor pemasyarakatan bahkan mencapai 520 persen.

Melalui kegiatan ini, dilakukan pula evaluasi terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi ke depan. Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian antara lain masih maraknya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), upaya pemindahan warga binaan sebagai solusi atas kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan, serta rencana pembentukan pos Balai Pemasyarakatan (Bapas) dengan target pembangunan 100 Bapas baru hingga tahun 2030.
Refleksi Akhir Tahun 2025 diharapkan dapat menjadi dasar penguatan kinerja dan peningkatan pelayanan keimigrasian serta pemasyarakatan yang lebih optimal, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik di tahun-tahun mendatang.

